Danau Kembar


Merapi 2008

Tidak mati setelah eksekusi mati?


memang urusan ajal itu tidak ada yang tahu bisa datang tiba-tiba dan ga bisa diprediksi, bahkan kematian yang sudah didepan mata pun bisa tidak jadi karena memang belum ajalnya. Ini sangat aneh sekali Biasanya kalau seseorang di vonis mati, maka umur si tersangka dapat dikatakan sudah berada di tangan para eksekutor. Namun, ada beberapa orang yang berhasil survive dari proses pencabutan nyawa yang dilegalkan oleh hukum tersebut. Cara mereka bisa survive tersebut juga bermacam-macam. berikut ceritanya>>

1. Anne Green

Dieksekusi mati dengan cara digantung ketika berumur 22 tahun. Pada masa itu, hukuman gantung dilaksanakan dengan cara si napi disuruh naik tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya.

Setelah tergantung slama 1/2 jam, tubuh anne diturunkan dan diberikan pada pihak universitas sebagai bahan kuliah anatomi. Namun, setelah di kampus, peti dibuka dan dokter mendengar suara bernapas dari tenggorokannya.

Mereka segera memberinya minum. Dua belas jam setelah eksekusi, Anne sudah bisa bicara beberapa kata. Beberapa tahun kemudian Anne akhirnya menikah dan punya 3 orang anak, serta dapat hidup 15 tahun lagi setelah peristiwa eksekusi yang membuatnya terkenal itu.

Setelah kasus ini, terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk mematahkan lehernya, shingga dapat mati secara cepat.

2. John Henry George Lee

John merupakan seorang pembantu di rumah Miss Emma. Suatu hari, Miss Emma ditemukan tewas dengan leher yang tersayat pisau dan rumahnya terbakar. John kemudian dinyatakan bersalah dan divonis hukuman gantung. Menurut jadwal, John akan dgantung pada 23 Februari 1885 di Exeter Prison.

Ketika sudah hari-H, John dibawa keluar dari selnya untuk menuju tempat eksekusi. Namun, trap door (pintu penyekat antar zona penjara) macet. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi tiga kali.

Di tengah kebingungan pihak penjara dan eksekutor, John dikembalikan ke sel nya. Dan beberapa hari kemudian, hukumannya diubah menjadi kurungan seumur hidup.


3. William Duell

Ketika berusia 16 tahun, William divonis mati dengan cara digantung. Akibat tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Village of Tyburn, London.

Sama seperti bu Anne, jasad dari William rencananya akan dimanfaatkan di kuliah medical training, sesuai dengan prosedur regular pada waktu itu. Setelah dinyatakan mati, jasadnya dibawa ke universitas.

Kemudian setelah pakaian nya dilucuti dan diletakkan di atas papan, ada seorang petugas lab yg menyadari bahwa jasad william bernapas. Makin lama, william bernapas makin cepat. Dan dalam 2 jam, ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.

4. Joseph Samuel

Joseph divonis mati dengan cara digantung setelah dituduh melakukan perampokkan rumah seorang wanita kaya dan polisi yang menjaga rumah tersebut ikut terbunuh.

Joseph memang mengakui perampokkan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Joseph merampok rumah tersebut bersama gengnya. Si kepala geng dilepaskan karena kurangnya barang bukti.

Pada 1803, Joseph dibawa bersama napi lain ke Parramatta, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk melihat eksekusi ini. Setelah berdoa, Joseph naik ke atas gerobak dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik.

Bukannya menggantung tubuh Joseph, tali tersebut malah putus. Algojo coba lagi, tetapi kali ini tali tersebut selip dan kaki Joseph menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan penonton, algojo coba lagi untuk ketiga kali. Tali tersebut kembali putus.

Kali ini petugas di lokasi mengabarkan gubernur tentang peristiwa ini. Setelah mengetahuinya, gubernur mengubah hukuman Joseph menjadi kurungan seumur hidup. Gubernur dan petugas lain meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan petunjuk dari Tuhan, bahwa tidak seharusnya Joseph mendapat hukuman tersebut.


5. Wenseslao Moguel

Moguel divonis mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian. Ia ditembak 9 kali, termasuk 1 peluru terakhir yang ditembakkan ke kepalanya oleh komandan regu dalam jarak dekat untuk memastikan kematiannya.



Entah bagaimana, Moguel bisa bertahan hidup dan berencana untuk melarikan diri. Moguel pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga tersebut.

Foto di atas diambil pada tahun 1937 di acara Ripley's Believe It or Not. Dimana Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yg menembus kepalanya dari jarak dekat.
from kaskus.us Multi-Quote This 
Message

Windows 7 Resmi Diluncurkan


Sesuai janjinya, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows 7. Kamis (22/10), PT Microsoft Indonesia turut menjadi bagian dari peluncuran versi final sistem operasi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sistem operasi yang sudah dikembangkan lebih dari 1,5 tahun lalu itu menawarkan efisiensi yang jauh lebih baik dari sistem operasi sebelumnya, Windows Vista.

Perbaikan ini dimaksudkan agar Windows 7 dapat memangkas waktu kerja pada komputer dengan spesifikasi dan daya yang lebih rendah. Sehingga, pengguna komputer netbook berprosesor Atom dengan kartu grafik internal pun masih tetap merasa nyaman saat mengoperasikan Windows 7.

"Saya rasa Windows 7 dan Windows Vista adalah dua sistem yang benar-benar berbeda," kata Ketua Eksekutif Microsoft Indonesia, Faycal Bouchalghem, dalam acara peluncuran Windows V dan Windows Phone di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis siang.

"Jika Anda mencari sisi negatif Windows 7 di internet, Anda mungkin akan mengalami kesulitan. Namun, jika Anda mencari sisi negatif dari Windows Vista, mungkin sedikit lebih cepat," lanjutnya.

Fitur-fitur yang disediakan Windows 7 ini tidak hanya memudahkan para pengguna aplikasi perkantoran, tapi juga memudahkan teknisi komputer, administrator jaringan, bahkan pendoyan aplikasi multimedia dan hiburan di rumah.

"Kami juga sudah menyediakan Windows 7 untuk pelajar dan pengguna di rumah (home edition) yang akan kami luncurkan dalam beberapa hari mendatang," tambah Faycal.

Dengan kehadiran Windows 7, maka pengembangan Windows XP dihentikan. Windows Vista sendiri masih akan tetap dikembangkan hingga enam tahun ke depan.
Laksono Hari sumber : Wiwoho www.kompas.com

Stoner "Hattrick", Rossi Kian Dekat dengan Gelar Juara


PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com — Casey Stoner menjadi juara GP Australia. Pada balapan di Sirkuit Phillip Island, Minggu (18/10), pebalap Ducati ini mengalahkan Valentino Rossi yang finis di urutan dua. Dengan demikian, Stoner mencetak hattrick di depan publiknya sendiri karena sebelumnya dia juga menjadi raja pada dua musim terakhir.

Sedangkan bagi Rossi, finis di urutan dua ini sudah cukup baginya untuk melapangkan jalan menjadi juara dunia sekaligus mempertahankan gelar paling bergengsi ini. Pasalnya, rival terdekat sekaligus rekan setimnya, Jorge Lorenzo, jatuh seusai start dan gagal melanjutkan balapan.

Dengan demikian, Rossi kini unggul 38 poin dari Lorenzo. Dengan balapan tersisa dua seri dan poin maksimal yang diperebutkan adalah 50, Rossi hanya perlu 12 poin lagi untuk memastikan diri menjadi juara 2009.

Jalannya balapan

Pedrosa mengawali balapan dengan sangat meyakinkan. Start dari posisi tiga, pebalap Spanyol ini langsung melejit ke posisi terdepan.

Sementara itu, di barisan belakang terjadi kontak antara Lorenzo dan Nicky Hayden. Ketika akan menikung ke kanan, Lorenzo yang start dari urutan empat mencoba untuk sedikit ke luar. Namun di saat bersamaan, Hayden yang menerobos dari urutan tujuh sudah berada sedikit di depan sehingga kontak motor antara dua pebalap ini tak terhindarkan.

Lorenzo yang menyentuh bagian belakang motor Hayden berusaha untuk mengendalikan motornya, tetapi dia tak kuasa menahan sehingga akhirnya terjatuh dan gagal melanjutkan balapan—Lorenzo menjadi satu-satunya pebalap yang gagal finis di balapan ini. Sementara Hayden, yang terpaksa meninggalkan trek dan tergelincir ke gravel, masih bisa terus melanjutkan balapan.

Kembali ke barisan depan balapan, Stoner tak perlu waktu yang lama untuk mengambil alih jalannya pertarungan. Pebalap tuan rumah ini melewati Pedrosa, yang tak mampu mempertahankan performa, sehingga langsung melorot ke urutan tiga.

Dengan demikian, pertarungan ketat pun terjadi antara Stoner dan Rossi untuk memperebutkan podium nomor satu GP Australia. Di lap ke-5, "The Doctor" melakukan fastest lap untuk memangkas jarak dengan jagoan Ducati tersebut sehingga jarak mereka sangat dekat. Meskipun demikian, Rossi tetap kesulitan untuk melewati Stoner yang bertekad mencetak hattrick bersama Ducati di Phillip Island.

Saat balapan memasuki lap-lap terakhir, Rossi tampaknya tak terlalu bernafsu untuk mengejar Stoner. Juara dunia enam kali MotoGP ini berusaha untuk bermain "aman" karena dengan finis di urutan dua pun dia sudah berada di jalur juara dunia mengingat Lorenzo tak mendapatkan poin di seri ini.

Sementara di posisi tiga, Pedrosa tampaknya "nyaman" karena Alex de Angelis yang sempat membuntutinya semakin jauh tertinggal. Namun, hasil yang diraihnya ini tak cukup untuk mempertahankan posisi ketiganya di klasemen sementara karena Stoner berhasil menyalipnya dan kini unggul enam poin.
Dengan hasil ini, pada GP Malaysia pekan depan akan menjadi momen penentuan siapa yang akan menjadi juara dunia. Kendali sedang dipegang Rossi karena dia hanya perlu mendapatkan minimal 12 poin, sedangkan Lorenzo perlu mukjizat untuk bisa menjadi juara dunia.
- Hasil GP Australia
Pos  Rider                    Bike                      Time/Gap
 1.   Casey Stoner         Ducati                   40m 56.651s
 2.   Valentino Rossi     Yamaha                + 1.935s
 3.   Dani Pedrosa         Honda                   + 22.618s
 4.   Alex de Angelis     Gresini Honda       + 32.702s
 5.   Colin Edwards       Tech 3 Yamaha     + 35.885s
 6.   Andrea Dovizioso  Honda                   + 38.482s
 7.   Marco Melandri     Hayate Kawasaki   + 44.451s
 8.   Randy de Puniet    LCR Honda           + 44.941s
 9.   Mika Kallio           Pramac Ducati       + 54.345s
10.  Toni Elias              Gresini Honda       + 1m01.205s
11.  Chris Vermeulen   Suzuki                   + 1m05.417s
12.  Loris Capirossi      Suzuki                   + 1m05.950s
13.  Gabor Talmacsi     Scot Honda            + 1m17.951s
14.  James Toseland     Tech 3 Yamaha      + 1m17.985s
15.  Nicky Hayden        Ducati                    + 1 lap
 sumber : www.kompas.com